20100220

~**450m31**~


Pertamakali mengenalmu,
Pertamakali mendengar tutur bahasamu
Pertamakali melihat senyumannu
Aqu tidak mengerti apa yg aq rasakan
Mengagumimu, atau menyayangimukah ??
huufffftttt…
Semuanya terasa seperti berusaha mengisi unsur tanpa elektron sunyi
Senyawa hatimu telah setara…
Bagaimana qubisa ?

Kau terlalu jauh untuk kugapai
Walau aq telah menambahkan H2SO4 pkt
Bahkan dengan zat bufferpun t’lah qucoba
tapi…pH-ku tetap tak bisa menyamaimu
Aqpun tak bisa seperti unsur Mn dan Cr
Yang selalu bersama-sama

Akhirnya............
Aku hanya bisa melihatmu dari kejauhan
Memandangmu penuh kekaguman
Tanpa reaksi yang berarti

Saat kau tersenyum
qusembunyikan hatiqu
Karena senyummu selalu
memancarkan Entalpi spektrum-spektrum emisi
yang dapat mencapai lamda max dihatiqu

Aqu takut.... Aqu takut
bila grafik dihatiqu telah mencapai lamda max
dan tiba-tiba nilai lamda yang qudapat selanjutnya harus jatuh
lalu apa yang harus kuperbuat dengan hatiku ini?
Yang terlanjur larut dalam pancaran spectrum emisimu

Apa yg hrs aq lakukan??
Aq menyayangimu, tapi aq hanya mempunyai sebuah hati yg
Reaksinya disisi ini sudah tdk sempurna lagi,
Apakah aq masih bisa menyetarakan reaksi cinta itu kembali dengan memberikan zat buffer yang dinamakan dengan ketulusan !!??
Tuhan …aqu tak mau lagi tersakiti
Oleh korosifnya cinta
Apa yang harus quperbuat?
Untuk mencapai titik akhir cintaqu
Dan mendapatkan warna lembayung yang indah
Seperti siluet senja ketika malam menjemput !!

'by.8uTt3rfLy"

2 comments:

coffee latte said...

Puisi science yg menarik! Jgn" lo pemenang olimpiade science yak! Haha! Kidding!

ButterfLy said...

waaaah...bukan pemenang olimpiade science ! tapi olimpiade Imajinasi xixixi !!!